B. ANALISA KELAYAKAN BISNIS PADA UMKM (Study Kasus Pada Usaha Tempe Murni Ita)

Authors

  • Agus Jonikar Ndraha STIE MAHARDIKA SURABAYA
  • Avan Joko Prasetyawan STIE MAHARDIKA SURABAYA
  • Ida Kurnia Wati STIE MAHARDIKA SURABAYA
  • Ilmia Cahyasari STIE MAHARDIKA SURABAYA
  • Nafa Alya Shintya STIE MAHARDIKA SURABAYA
  • Iman Supriadi S.T MM STIE MAHARDIKA SURABAYA
  • Sriatun . Universitas WR Supratman Surabaya

Keywords:

Biaya produksi, Pendapatan kotor, Pendapatan bersih, Kelayakan usaha

Abstract

Abstrak

Tahun demi tahun, persaingan bisnis tempe di wilayah Surabaya kian ketat. Oleh karena itu diperlukan sebuah studi untuk mengkaji kelayakan bisnis tersebut. Tujuan dari makalah ini adalah Sebagai acuan untuk mengetahui semua biaya produksi, pendapatan kotor dan pendapatan bersih usaha tempe serta kelayakan usaha tempe di Surabaya. Penelitian dilaksanakan di daerah Sukomanunggal dengan menggunakan metode surve. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Rata-rata biaya total sebesar Rp 2.144.590 yang dihasilkan dari penjumlahan biaya tetap rata-rata sebesar Rp 160.590 dengan biaya variabel rata-rata sebesar Rp 1.984.000. Laba bersih rata-rata sekitar Rp 955.410 dari pendapatan rata-rata sebesar Rp 3.100.000 dikurangi dengan semua pengeluaran Rp 2.144.590. Analisis kewajaran usaha adalah dengan menyusun pendapatan dan pengeluaran secara keseluruhan. Rata-rata semua pendapatan Rp 3.100.000 dan semua pengeluaran rata-rata sebesar Rp 2.144.590. Dengan rasio 1,45 usaha tempe murni ITA layak untuk dijalankan.

 Kata Kunci : Biaya produksi, Pendapatan kotor, Pendapatan bersih, Kelayakan usaha

 

Abstract

From year to year, Tempe business competition in the Surabaya area is getting tougher. Therefore a study is needed to study the feasibility of the business. The purpose of this paper is as a reference to find out all the production costs, gross income, and net income of tempe businesses and the feasibility of tempe businesses in Surabaya. The study was carried out in the Sukomanunggal area using a survey method. The results showed that: The average total cost of Rp 2,144,590 resulted from the sum of the average fixed costs of Rp 160,590 with an average variable cost of Rp 1,984,000. Net profit averaged around Rp. 955,410 from an average income of Rp. 3,100,000 minus all expenses of Rp. 2,144,590. The reasonableness of business analysis is to compile overall income and expenditure. The average income of all Rp 3,100,000 and all expenses averaged Rp 2,144,590. With a ratio of 1.45, pure ITA tempe business is feasible to run.

 Keywords : Production costs, Gross income, Net income, Business feasibility

Published

2019-08-20